Info : Selamat Datang di BursaBet.com Your Comfort, Honest and Trusted for Betting Online! Kami telah hadir sejak tahun 2009, tidak pernah ada masalah dalam hal Pembayaran. MOTTO Kami: Anda menang sebanyak apapun, PASTI dibayar!!!

bursabet.com Bandar Casino Indonesia - Hoever menilai bek terbaik dunia bukan Ramos dan Lovren, tapi Van Dijk

bursabet.com Bandar Bola Indonesia - Sergio Ramos seringkali dianggap sebagai bek terbaik dunia saat ini, sementara Dejan Lovren pernah mengklaim dirinya dengan titah seperti itu. Namun di mata pemain muda Liverpool, Ki Jana Hoever, status tersebut lebih pantas disematkan kepada Virgil van Dijk.

Mantan pemain Southampton tersebut memberikan angin segar pada sektor pertahanan yang dinilai rapuh sebelum Januari 2018 silam. Van Dijk berhasil membayar tuntas semua 75 juta euro yang dibayar The Reds untuk menebusnya.

Sampai sekarang pun, namanya begitu sulit untuk ditinggalkan oleh sang pelatih, Jurgen Klopp. Sejak kedatangannya hingga detik ini, ia sudah dimainkan sebanyak 60 kali di berbagai kompetisi dan telah mengantongi lima gol.

Van Dijk mungkin telah mendapatkan banyak pujian, namun masih ada orang yang berpikir bahwa masih ada langit di atas pemain asal Belanda tersebut. Tapi di mata Hoever, yang masih berumur 17 tahun, hanya Van Dijk yang pantas untuk mendapatkan julukan itu.

"Virgil adalah bek terbaik di dunia dan saya bisa mengatakan itu dengan kepastian 100 persen," buka Hoever.

"Dia sangat bagus sampai hal terbaik di Liverpool bukan cuma striker dan pemain menyerang saja yang mendapatkan pujian dalam tim kami," ucap Hoever.

Virgil Van Dijk

"penyerang biasanya mendapatkan pujian, tapi sesuatu telah berubah. Orang-orang sekarang paham dan bisa melihat betapa pentingnya pertahanan," tambahnya.

Hoever beruntung bisa berada dalam satu tim dengan Van Dijk. Ia mengakui dalam sesi latihan bersama tim senior, Hoever kerap mendapatkan banyak saran penting dari pria berumur 27 tahun tersebut.

Dengan mencuri ilmu dari Van Dijk, bukan tidak mungkin Hoever bisa menjadi salah satu bek terbaik di dunia pada masanya nanti. Apalagi umurnya yang masih terhitung sangat belia.

"Saat saya bermain bersamanya di sesi latihan, saya bisa melihat semuanya dengan detil, rasa lapar dan kesempurnaannya, cara ia melatih saya, penempatan posisinya dan sedikit komentarnya untuk saya," sambungnya.

"Dia sepertinya selalu tepat setiap waktu. Saya berpikir, di momen itu, mengapa saya tak bisa melihatnya ataupun berada di posisi itu sebelumnya. Itu, bagi saya, murni berkelas," tutup pemain berusia 17 tahun tersebut. (WTJ)